KH Fariz : Peringatan Maulid Nabi Ajang Instropeksi Diri

PERINGATAN Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 H dan Haul Syekh Panembahan Dako Desa Lengkong digelar Majelis Ziarah Awlia dengan penceramah KH Fariz Nasirudin (Pesantren Buntet Cirebon) di runah Kyai Kusnadi Dusun Puhun Rt 20/08 Desa Lengkong Garawangi Kuningan, Selasa (27/10/2020).

Peringatan Maulid tutur KH Fariz Nasirudin, sebagai ajang instropeksi diri serta mengenang kelahiran Nabi Muhammad S.A.W., untuk dijadikan suri teladan dalam kehidupan ditengah-tengah masyarkat. Mari kita tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Alkah SWT, dengan menjalankan perintahnya dan menjauhi larangannya, tutur KH Fariz Nasirudin.

Perayaan Maulid Nabi Muhammad ini lanjutnya, merupakan tradisi yang berkembang di masyarakat pasca Nabi Muhammad SAW wafat . Ekspresi umat muslim nampak ketika melantunkan ayat-ayat suci Al’Quran sebagai tanda mensyukuri nikmat dan penghormatan kepada Nabi Muhammad.

Bupati Kuningan H Acep Purnama mengapresiasi peringatan Maulid dan Haul Syekh Panembahan Dako ini, dengan harapan mudah-mudahan dapat mempertebal iman dan kepercayaan umat muslim kepada-Nya, yaitu dengan menjalankan perintah-Nya dn menjauhi larangan-Nya.

“Mari kita gali potensi-potensi sumber daya manusia yang berakhlakul karimah untuk mengolah sumber daya Dan jadikanlah bingkai agama sebagai panduan dalam melaksanakan kehidupan sehari-hari selaras dengan visi Kabupaten Kuningan MAJU (makmur agamis pinunjul)”, harap Acep.

Nampak hadir selain perwakilan Kodim 0615, Polres Kuningan, Ketua MUI dan Kabag Kesra Setda, juga dihadiri Pimpinan Ponpes Buntet Cirebon KH Ahmad Mursyidin, Ponpes Madinatun Najah KH Abdul Najieb Asmui, Ketua Majlis Awlia KH Imron Rosidi, LC, tokoh agama, Banser Cirebon dan ratusan jama’ah. (H WAWAN JR/DP)

dialogpublik.com