Kepala Kesbangpol KBB : Tantangan jadikan Momentum Kesadaran Bela Negara

SOSIALISASI wawasan Kebangsaan secara nasional menjadi agenda penting yang harus dilakukan, dengan pelaksanaanya harus melibatkan peran tokoh pemuda, Agama,tokoh masyarak,tokoh adat agar dapat terus menciptakan iklim kondusif untuk terus mendorong keterlibatan masyarakat secara aktif dalam proses pembangunan.

Untuk menciptakan iklim yang kondusif Kesbangpol Kabupaten Bandung Barat (KBB) adakan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dengan tema, Memperkokoh Eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang dilaksanakan di Balai Besar Penjamin Mutu Pendidikan( BBPMP) Jln Batujajar Bandung Barat, Kamis (30/11/2023).

Sebagai nara sumber prof Dr, Fernandes Simangunson Sstp, Sap, Msi.Guru besar IPDN, Kabid Idiologi Wawasan Kebangsaan Kesbangpol Prov Jabar, R.Roni Sukmaya Panji Kusumah, SH,Msi, May Inf Wastra, Danramil 0909 Padalarang. Dengan peserta Organisasi FKUB, FPK, FKDM, tokoh agama, pemuda, masyarakat dan tikoh perempuan.

Dalam sambutanya Kepala Kesbangpol Kabupaten Bandung Barat, Apung Hadiat Purwoko menyampaikan, Kegiatan ini diharapkan bisa menjadi forum untuk meningkatkan ideologi,wawasan kebangsaan,bela negara serta karakter kebangsaan baik kepada tokoh agama,tokoh masyarakat,pemuda dan tokoh perempuan yang nantinya bermuara pada keharmonisasian,ketertiban dan ketentraman seluruh masyarakat khususnya Kabupaten Bandung Barat(KBB).

Lebih lanjut Apung, dalam menghadapi berbagai jenis ancaman dan tantangan saat ini, diperlukanya wawasan kebangsaan dalam mempererat semangat nasionalisme, terutama berkaitan sekarang ini bahwa Indonesia akan menghadapi pesta demokrasi (Pemilu) 2024, tentunya kita harus memiliki karakter dan wawasan kebangsaan dalam upaya mendukung suksesnya penyelenggaraan pemilu secara serentak dengan tantangan-tantangan yang tidak sedikit, namun yang diharapkan tantangan tersebut dijadikan sebagai mementum untuk memperkuat kesadaran bela negara,kecintaan terhadap bangsa dan negara,”jelasnya.

” Momentum ini kita bisa terapkan dalam kehidupan sehari-hari dan sebagai bentuk pengokohan eksistensi masyarakat yang kuat,”imbuhnya.

Ada lima langkah yang harus kita lakukan yaitu Komunukasi yang baik silaturahmi,komitmen, konsisten dan tanggung jawa, lima hal kita terapkan dalam menggerakan roda organisasi akan berjalan lancar dan baik,”pungkasnya.(trs)

dialogpublik.com