Kebelet Ingin Miliki Tempat Wisata Hutan Dialihfungsikan

ALIH – alih mau dibangun tempat wisata Arboretum, sekitar 12 ha hutan lindung di Desa Alam Endah, Ciwidey, Kabupaten Bandung, dialih fungsikan. kondisinya kini rusak dan memprihatinkan.

“Itu akibat lemahnya pengawasan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung seharusnya menindak tegas pengusaha yang merusak lingkungan,”ujar aktivis lingkungan Kabupaten Bandung, H. Asep Badrun. M Selasa (26/2/2020), di kediamannya, Katapang, Kab.Bandung Jawa Barat.

Dalam melakukan kegiatan pembangunan, siapapun harus menjaga kelestarian lingkungan, serta memelihara ekosistem disekitarnya. “Jangan main bongkar apalagi merusak lingkungan. Regulasi atau perijinannya harus lengkap,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan wisata Arboretum didanai oleh Dana Desa (DD) yang dikucurkan melalui BUMDES sebesar Rp 450.000.000. Namun, Perhutani selaku pemilik lahan memberikan SK pengelolaannya pada LMDH (lembaga masyarakat peduli hutan).

“Saya mempertanyakan bentuk kerjasama antara LMDH, BUMDES Alamendah dan pihak Perum Perhutani untuk pembangunan kawasan wisata Arboretum,” tegasnya.

Asep berharap, kerusakan hutan di Bandung Selatan harus menjadi perhatian serius Pemkab Bandung. Serta menindak tegas pengusaha nakal yang melakukan pengrusakan lingkungan. (Hen).