PEMASANGAN tenda darurat di Rumah Sakit Sekar Kamulyan Cigugur Kuningan, Sebagai upaya antisifasi lonjakan kasus terkonfirmasi positif Covid-19, artinya saat kondisi darurat bisa digunakan. Demikian disampaikan Kalaka BPBD Kab. Kuningan Bayu Indra Permana, saat dikonfirmasi usai pemasangan tenda di RSSK Cigugur, Kamis (08/07/2021).
Seperti diketahui bahwa, kenaikan kasus terkonfirmasi Covid-19 sangat signifikan Bahkan kian meresahkan masyarakat. Berdasarkan update data lonjakan kasus yang terjadi hingga kemarin (8 Juli 2021) tercatat terkonfirmasi C-19 total 3.617, suspek 40, terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 3.566, dan probable 11 orang.
Dari kenaikan kasus tersebut selama sepekan terakhir ini (1 – 8 Juli 2021), 103 orang meninggal terpapar positif C-19 dengan rata-rata kenaikan meninggal 12,88/hari. Pasien meninggal tidak hanya warga Kuningan, diantaranya dari luar Kab. Kuningan sebanyak 22 orang yaitu, dari Bandung, Bogor, Tanggerang, Brebes, Majalengka, Tasik dan Ciamis masing-masing 1 orang, Jakarta 9, Cirebon 3 dan Sidoarjo 3 orang.
Terpisah. Sekda Kuningan DR H Dian Rachmat Yanuar selaku ketua Tim. satgas Percepatan Penanganan C-19 mengingatkan warga masyarakat, agar tetap waspada dan tidak panik. Terapkan protokol kesehatan 5 M dengan disiplin.
“Pakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan batasi mobilisasi. Jangan keluar rumah jika tidak penting”, Tegasnya. Hal ini untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. (H WAWAN JR)










