Kadisdik KBB Tinjau Benteng SDN 2 Parigi, yang Ambrol Akibat Guyuran Hujan

DIMUSIM penghujan ini dengan Intensitas yang cukup tinggi mengakibatkan sejumlah daerah mengalami longsor, khususnya dilingkungan pendidikan, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Asep Dendih mengimbau agar pengelolah sekolah untuk senantiasa selalu waspada menghadapi musim penghujan awal tahun ini,

Hal tersebut dikatakanya seusai meninjau benteng Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Parigi di Kampung Parigi RT 02/11 Desa Tagog Apu, Kecamatan Padalarang Kabupaten Bandung Barat (KBB) ambrol akibat guyuran hujan kemarin (Rabu, 11/1/2024).

Beruntung, kejadian longsor tersebut kegiatan belajar mengajar (KBM) para pelajar, sudah selesai sehingga sekolah dalam keadaan kosong,”terang Asep.

“Alhamdulillah tidak mengganggu KBM, dan kita sedang menghitung, kayaknya tidak begitu signifikan (kerusakannya),” jelasnya.

Meski demikian, lanjut Asep pihaknya akan memprioritaskan perbaikan benteng sekolah tersebut Juga, bangunan sekolah-sekolah tua lainnya di bawah naungan Disdik KBB, untuk dilakukan perbaikan.

Mengingat intensitas hujan saat ini masih cukup tinggi, Asep mengimbau agar pihak sekolah untuk melakukan langkah preventif. Terutama, sekolah yang memiliki bangunan tua, agar lebih peka jika kondisi cuaca mulai ekstrim.

“Tolong utamakan keselamatan jiwa. Kalau kondisi hujan terus menerus lagi dan anak-anak masih proses KBM, ambil tindakan cepat sebagai upaya preventif, ” ujarnya.

Ia berjanji, anggaran perbaikan bangunan sekolah tahun ini akan memprioritaskan bangunan tua dengan tingkat kerusakan cukup berat.

“Kita akan melakukan verifikasi lapangan (bangunan sekolah rusak). Dan bagi sekolah yang memang benar-benar kondisi bangunannya cukup parah, tolong koordinasikan dengan kami,” ujarnya.

Menurutnya, hal itu sesuai dengan arahan Penjabat (Pj) Bupati Bandung Barat, Arsan Latif agar memprioritaskan pembangunan sekolah yang rusak.

“Pak Pj Bupati sudah instruksikan untuk gerak cepat perbaikannya. Kita anggarkan tahun ini lewat dana tanggap darurat,” pungkasnya.(trs).

dialogpublik.com