Kabupaten Bandung Rawan Longsor Terjadi Retakan di Dua Titik

KABUPATEN Bandung termasuk salah satu daerah rawan bencana, diantaranya longsor. Saat ini, ditemukan di retakan antara 50 Cm – 30 meter di dua titik.

“Saya tadi dapat kabar dari Camat Ibun, bahwa di Kamojang sudah mulai ada retakan. Setelah diassessment retakannya sekitar 30 meter dan harus segera dibangun TPT (Tembok Penahan Tebing),” kata Bupati Bandung, Dadang Supriatna usai  memperingati Isra Mi’raj tingkat Kabupaten Bandung Tahun 1447 H/2026 M di Masjid Al Fathu Komplek Pemkab Bandung, Soreang, Senin (26/1/2026).

Melihat kondisi di lapangan, ujarnya, sejumlah rumah dan warung di sekitar kawasan retakan harus segera dievakuasi.

“Ini langkah-langkah yang harus segera dilakukan,” katanya.

Selain itu, Dadang Supriatna mengungkapkan bahwa retakan yang sama juga terjadi di Kutawaringan, panjangnya sekitar 50 Cm.

“Kami sudah meninjau langsung. Saya minta pada warga sekitar untuk pindah ke tempat yang lebih aman. Tetapi mereka masih bertahan, sehingga saat itu saya meminta agar warga membuat pernyataan. Jangan sampai menyalahkan pemerintah daerah,” tandasnya.

Sementara itu, Dadang menginstruksikan Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD untuk segera melaksanakan mitigasi bencana di Kabupaten Bandung.

“Ini harus betul-betul dilakukan dan disosialisasikan kepada masyarakat, terutama di daerah rawan bencana,”tuturnya.

Dari 31 kecamatan di Kabupaten Bandung, 15 kecamatan diantaranya masuk kategori daerah rawan bencana. Untuk itu, harapnya, masyarakat yang tinggal di wilayah tersebut agar bisa bekerjsama dalan mengantisipasi kejadian yang tidak diharapkan.

“Apabila menemukan lokasi-lokasi yang rawan, saya kira masyarakat harus paham dan harus mengikuti arahan dari BPBD. Hal ini untuk meminimalisir permasalahan yang akan terjadi, jangan sampai menimbulkan korban jiwa,” ujarnya.

Sebelumnya, Dadang Supriatna mengintruksikan Camat se Kabupaten Bandung agar standby di wilayahnya masing – masing.

Pada kesempatan itu, dia juga menyampaikan turut belasungkawa atas musibah bencana longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat yang terjadi pada Sabtu (24/1/2026) dini hari.

Akibat peristiwa tersebut, 13 orang tewan dan puluhan lainnya masih tertimbun material longsoran.

“Kami merasa prihatin dengan kejadian bencana longsor itu. Saya sudah instruksikan dalam pelaksanaan rapat koordinasi bulanan Pemerintah Kabupaten Bandung, seluruh ASN akan melaksanakan kegiatan peduli longsor Cisarua,” katanya.(NK)