Hektaran Lahan Cagar Alam Gunung Tilu akan Disulap Jadi Proyek Panas Bumi

SEKITAR 2,85 hektar lahan cagar alam Gunung Tilu, Pasirjambu, Kabupaten Bandung akan disulap menjadi proyek panas bumi, Patuha 2.

Hal itu dibenarkan, Project Asisten Manager Patuha 2, Aditya Rahman saat siraturahmi dengan PWI Kabupaten Bandung dan IJTI di Sugihmukti, Pasirjambu, Selasa (29/3/2022).

Menurutnya, proyek Patuha tidak merusak ekosistem hutan, sebab pihaknya berkomitmen apa yang digunakan diganti dua kali lipatnya.

“Seperti izin pinjam pakai kawasan hutan, Saat ini kita menggunakan 2,85 hektar untuk pembangunan fet BB,” jelasnya.

“Lahan itu sudah kita ganti seluas 6,1 hektar , lokasinya di Desa Sugihmukti,” sambungnya.

Aditya membenarkan, jika hutan yang akan digunakan proyek merupakan hutan lindung. Tapi nantinya, jika hutan sudah dibuka diupayakan tidak menggangu binatang yang ada.

Bahkan jelasnya, situasinya akan dibuat se-asli mungkin, agar satwa liar masih merasa berada di tempatnya.

” Di sini ada Surili, Oa Jawa, Elang dan Macan Kumbang, Nanti kita akan buat jembatan, untuk Surili mintas, ” terangnya.

Sementara untuk tanaman endemi, dia menjelaskan, sebagian sudah diamankan di tempat penyimpanan tanaman di sekitar kantor proyek Patuha 2.

“10 tahun bekerja di ASE, baru kali ini menyusun SOP tanggap darurat untuk menyelamatkan satwa-satwa liar. Misalkan ada kondisi emergency, menyelamatkan manusia gampang ” Bapak Ibu ayo evakuasi ke sini”. Sekarang mengevakuasi satwa-satwa liar, bagaimana caranya ?, tapi itu tantangan terberat, ” paparnya.

Aditya menambahkan, di 2024 PTLP Patuha 2 menargetkan 12 sumur produksi, setiap sumurnya akan menghasilkan 4 sampai 5 megawatt (MW).

Dia berharap, dari ke 12 sumur itu akan terkumpul sekitar 55 – 60 ribu MW, untuk dijadikan pembangkit listrik yang akan didistribusikan ke wilayah Jawa dan Bali. (nk)

dialogpublik.com