H. Daddy Rohanady turut prihatin , 40 Orang Pegawai Gedung Sate Dinyatakan Positif Corona

ANGGOTA DPRD Jawa Barat dari Fraksi Gerindra-Persatuan H. Daddy Rohanady mengatakan adanya temuan sebanyak 40 orang pegawai Pemerintah Provinsi (pemprov) Jabar yang dinyatakan positif corona setelah dilakukan tes swab selama 3 hari lalu, merupakan sebuah tusukan di Jabtung Pemprov Jabar.

“Ini tusukan langsung mengena di jantung Pemprov Jabar,” demikian komentar Daddy Rohanady saat di hubungi melalui telepon selulernya, ketika dimintai komentarnya atas temuan sebanyak 40 pegawai pemprov Jabar positif terpapar covid-19, jum’at (31/7/2020).

Atas temuan tersebut, Daddy menyatakan turut prihatin dengan situasi tersebut. Namun, ia berharap semua yang melakukan kontak dengan semua yang positif Covid-19 itu ditelusuri dan dilakukan swab test. Tujuannya adalah agar tidak terjadi penularan dalam skala yang lebih luas.

Kejadian tersebut memang cukup mengejutkan banyak pihak. Namun, jauh lebih penting dari itu adalah harus dilakukan upaya ekstra oleh semua pihak untuk mematuhi protokol kesehatan. Dengan demikian, semua pihak memiliki peran dalam penanggulangan covid-19.

Pemprov Jabar melalui Sekretaris Daerah Jabar Setiawan Wangsaatmadja yang Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar dalam jumpa pers di Gedung Sate, Kamis (30/7/2020), mengungkapkan, bahwa sebanyak 40 orang pegawai Gedung Sate dinyatakan positif corona setelah dilakukan tes swab pada 26, 27, 28 Juli 2020.

Walaupun ditemukan sebanyak 40 pegawai gesat positif Covid-19, menurut Setiawan belum bisa memastikan bahwa itu sebagai cluster perkantoran seperti yang terjadi di DKI.

“Kami belum bisa memastikan sebagai cluster, karena Gedung Sate dalam masa AKB ini cukup terbuka dan pegawainya juga keluar masuk dari berbagai daerah seperti Kota Bandung, Kabupaten Bandung dan Kota Cimahi,” katanya.

Menurut Setiawan ke-40 pegawai yang terkonfirmasi positif corona itu terdiri dari 17 orang ASN dan 23 orang non ASN.

“Mereka berasal dari beberapa daerah dan bagi yang bersangkutan sudah diminta untuk isolasi sembari kita langsung lakukan tracing dan tracking kontak dekat dan alur perjalanan mereka selama 2 minggu terakhir,” tandasnya. (***).