PERANAN Pemimpin organisasi harus bisa memanage setiap perbedaan Karena perbedaan itu menjadi suatu kekuatan organisasi yang dipimpinnya untuk mencapai tujuan organisasi.
Hal ini disampaikan Drs H Atang Sugiyono, M.Si selaku Pembina IPPMK (Ikatan Pemuda Pelajar & Mahasiswa Kuningan) se-Jadetabek saat diwawancarai, Kamis (12/08/2021), dalam Pelatihan Management Organisasi & Kepemimpinan di Wisma Tropicana Cilowa Jalaksana Kuningan selama dua hari.
Pelatihan itu diikuti 20 orang peserta, dengan materi, Manajemen, Teori organisasi &Leadership (Kepemimpinan)
H Atang mnemaparkan, Organisasi adalah kumpulan dari orang-orang yang mempunyai latar belakang berbeda, baik pendidikan, sosial, ekonomi maupun politik dan sebagainya.
Oleh karena itu, dalam berorganisasi sering terjadi dinamika, perbedaan pandangan, pemikiran dll. Disinilah peranan pemimpin organisasi (organisasi apapun), harus mampu memanage setiap perbedaan itu menjadi suatu kekuatan organisasi yang dipimpinnya untuk mencapai tujuan organisasi.
Pemimpin harus mampu mengintegrasikan potensi sumber daya yang dimiliki organisasi. Kemampuan itulah yang disebut jiwa kepemimpian. Setiap orang berpotensi menjadi pemimpin kata H Atang, (RT, RW, LURAH CAMAT, BUPATI, GUBERNUR MENTERI bahkan Presiden,), minimal.pemimpin keluarga atau pemimpin dirinya sendiri. Tapi setiap pemimpin tidak semuanya mempunyai jiwa kepemimpinan.
“Itulah pentingnya pelatihan MOK dalam upaya melatih dan membangun jiwa kepemimpinan,” papar H Atang.
Saudadra-saudara sebagai para calon pemimpin masa depan harus mempersiapkan diri untuk menjadi pemimpin yang memiliki jiwa kepemimpinan.
Jadilah kalian sebagai generasi pengganti, bukan menjadi generasi penerus, karena kalau menjadi generasi penerus, dikuatirkan melanjutkan hal-hal yang kurang baik dari generasi sebelumnya. Tapi jadilah generasi pengganti yg mampu melakukan perubahan dan perbaikan.
Sementara itu, Ketua IPPMK Aryadi mengatakan, jumlah peserta dibatasi mengingat masih situasi ppkm, jadi kita batasi 20-25 peserta .
Tujuan kegiatan MOK ini untuk memperluas wawasan pengetahuan tentang keorganisasian, agar bisa menambah softskill dari para pengurus IPPMK Jadetabek, serta dapat di aplikasikan dalam beroganisasi.
“Diharapkan kedepan ippmk lebih baik lagi dan menjadikan ippmk organisasi kedaerahan yang dapat terus aktif, baik dalam kegiatan sosial, pendidikan dan ekonomi. Tentunya dengan berazas kekeluargaan,” Pungkas dia. (H WAWAN JR)










