Golkar KBB Bangkit dari Keterpurukan

PARTAI Golkar Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang berlambangkan pohon beringin, harus bangkit dari keterpurukan dan dan harus menambah kursi di Pemilu Legislatif 2024.

Hal ini diungkapkan Dadan Supardan, selaku Ketua DPD Partai Golkar KBB yang ditemui dalam acara peringatan HUT Partai Golkar ke-57 di Sekretariat DPD Golkar KBB, di Perumahan Kota Bali, Padalarang, Rabu (20/10/2021).

“Bagi saya, HUT Partai Golkar ke-57 ini, angka 5 dan 7 ini mengandung arti yang sangat besar, di mana angka 5 mengandung arti berani dan angka 7 mengandung arti bangkit”, jelas Dadan.

Dadan berharap, dengan HUT ke 57 Partai golkar dijadikan momen untuk menang dipemilu yang akan datang, dan menjadi awal kebangkitan Partai Golkar khususnya di- Kabupaten Bandung Barat(KBB) dari keterpurukan.

Dalam peringatan HUT ke-57 Partai Golkar KBB ini, ada beberapa agenda kegiatan diantaranya, mengikuti zoom meeting dengan DPP, Baksos membagikan santunan untuk 57 anak yatim, dan vaksinasi bagi Desa yang masih rendah tingkat vaksinnya.

“Saya sebagai Ketua tentu saja bukan yang terbaik. Saya sadari banyak kekurangan yang saya miliki sehingga saya perlu kekompakan dan kebersamaan kepengurusan DPD Golkar sampai ke tingkat Desa”, terangnya.

Kekompakan tersebut lanjut Dadan, dibutuhkan sebagai tanggung jawab untuk meningkatkan kursi di DPRD pada Pemilu Legislatif 2024 mendatang.

“Ini sesuai amanat dari Dewan Pembina yang meminta 5 kursi di DPRD saat ini, kedepan bisa kita tingkatkan jumlahnya, syukur-syukur kita bisa jadi pemenang dalam Pemilu”, imbuh Dadan.

Saat dikonfirmasi tentang pelantikan bagi pengurus baru, pasca musdalub, Dadan menyebut akan ada momen khusus dimana kepengurusan semua diundang dan disampaikan terkait dengan hasil keputusan DPD Golkar Jabar dalam bentuk SK terkait dengan komposisi kepengurusan DPD Golkar KBB.

“Masalah pelantikan mungkin tidak ada pelaksanaan pelantikan, tetapi sesuai dengan arahan dari DPD Jabar karena kita sudah telat melaksanakan konsolodisi kurang lebih 1 tahun, sehingga yang paling penting untuk kita lakukan adalah konsolidasi.

Konsolidasi tersebut diantaranya melaksanakan kegiatan Musyawarah tingkat Kecamatan sampai ke tingkat Desa, setelah itu melaksanakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda).

“Untuk Pileg sendiri tentu kita akan melakukan langkah-langkah penjaringan seleksi baik internal pengurus maupun kader Partai Golkar. Kita juga akan memberikan ruang terhadap masyarakat untuk memilih yang terbaik dalam memimpin Kabupaten Bandung Barat yang kita cintai ini”, pungkasnya.(tries)

Categories: Parlementaria

dialogpublik.com