BANTUAN Operasional Penyekenggaraan (BOP) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ini adalah anggaran stimulant untuk para penyelenggara dan pengelola Pendidikan anak di usia dini dan Pendidikan kesetaraan dalam kegiatan opreasional Pendidikan di Kabupaten Kuningan.
Demikian disampaikan Dr Elon Carlan, SS, Pd, M.MPD Kabid PAUD/Dikmas Disdikbud Kab.Kuningan, Di ruang Rapat Linggarjati Setda secara Hibryd (luring&daring), Sabtu (21/08/2021).
Dr.Elon Carlan mengatakan bahwa, secara kelembagaan Pendidikan usia dini di kabupaten Kuningan terdiri dari Pendidikan anak usia dini jenjang formal yaitu 296 taman kanak kanak (TK) diantaranya 57 TK Negeri. Pendidikan anak usia dini non formal ada 544, kelompok bermain tiga tempat pengasuhan anak dan 17 setingkat posyandu satuan paud sejenis.
“Sedangkan kelembagaan Pendidikan kesetaraan terdiri dari 57 lembaga 1 adalah sanggar kegiatan belajar (SKB) milik pemerintah dan 56 pendidikan kesetaraan yang dikelola oleh pusat Pendidikan kegiatan belajar masyarakat (PKBM) di 26 kecamatan dari 32 kecamatan diantaranya 6 kecamatan belum memiliki PKBM,” papar Dr Elon.
Menurut Dr Elon jumlah peserta didik di jenjang paud tercatat sekitar 33.000 yang akan mendapat bantuan operasional pada tahap ke 2 tersebut dan untuk jenjang Pendidikan kesetaraan sekitar 3500.
Acara dihadiri Bupati Kuningan H Acep Purnama dan Drs. H. Uca Somantri, M.Si Kadisdikbud Kab.Kuningan Serta Bunda PAUD Hj. Ika Rahmatika SE dan undangan.(H WAWAN JR)










