Dishub Kota Cimahi terus melakukan Pemasangan PJU

DINAS Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi terus melakukan pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) setiap tahunnya. Hingga tahun lalu, tercatat jumlah PJU sudah mencapai 16.531 titik. Rinciciannya PJU 3.480 titik, Penerangan Jalan Lingkungan (PJL) sebanyak 4.221 titik dan Penerangan Jalan Gang (PJG) sebanyak 8.830 titik.

Kepala Dishub Kota Cimahi, Yanuar Taufik mengakui jumlah penerangan yang sudah terpasang saat belum ideal menerangi gang, jalan lingkungan hingga jalan umum di 15 kelurahan se-Kota Cimahi. Jumlah ideal penerangan di Kota Cimahi adalah sebanyak 30.177 titik, dengan rincian PJU sebanyak 3.958 titik, PJL sebanyak 6.128 titik dan PJG sebanyak 20.064 titik.

“Jadi kurangnya itu kalau keseluruhan 13.646 titik. Rinciannya, PJU 505 titik, PJL 1.907 titik dan PJG 11.234 titik,” terang Yanuar, Selasa (28/1/2020).

Dikatakan Yanuar, pihaknya akan memasang kekurangan penerang itu secara bertahap setiap tahunnya sesuai anggaran yang didapat. Sebab, anggaran yang didapat pihaknya bukan hanya untuk pemasangan tapi juga untuk biaya pemeliharaan.

Menurut Yanuar, anggaran pemeliharaan PJU untuk ketiga jenis itu cukup besar setiap tahunnya, yakni mencapai 8 miliar, dan sekitar Rp 700 juta untuk per bulannya. “Itu anggaran untuk bayar listriknya saja,” ucap Yanuar.

Ia menegaskan, khusus penerangan jalan umum, pihaknya hanya mengelola dan melakukan pemeliharaan yang statusnya jalan milik Pemkot Cimahi. Sedangkan jalan provinsi seperti Jalan Kolonel Masturi dan Jalan Gatot Subroto serta jalan nasional yakni Jalan Jenderal Amir Machmud bukan menjadi kewenangannya.

Kepala Bidang Angkutan dan PJU pada Dishub Kota Cimahi, Sumanto menambahkan, tahun ini pihaknya hanya akan melakukan penambahan penerangan di 972 titik, dengan pagu anggaran yang disediakan mencapai Rp 3 miliar.

“PJG itu ada 900 titik, PJL 25 titik dan PJU 47 titik. Anggarannya kisaran Rp 3 miliar,” ujarnya.

Dikatakannya, kekurangan penerangan memang terjadi dari sektor PJG. Apalagi dalam setiap Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), usulan yang selalu masuk adalah penerangan di pemukiman padat.

“Kalau PJU (jalan umum) sudah mendekati ideal karena seluruh ruas jalan di Cimahi udah terpasang. Hanya penambahan sedikit-sedikit,” jelasnya.(Hms/Tedi)

Categories: Parlementaria,Regional

dialogpublik.com