Dishub Gelar Kegiatan Angkum Gratis

UNTUK mengurangi pemakaian kendaraan pribadi, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung akan menggelar kegiatan naik angkutan umum (angkum) gratis. Tujuannya selain untuk meningkatkan minat masyarakat naik angkum, juga untuk mengurangi kemacetan di wilayah Kabupaten Bandung.

” Dengan program tersebut diharapkan masyarakat kembali mau menggunakan angkum. Sehingga selain mengurangi kemacetan, juga gas emisi akibat banyaknya penggunaan kendaraan pribadi,”/jelas Kabid Sarana Angkutan Dishub Kabupaten Bandung, Hilman Kadar saat ditemui, Kamis (2/5/2019) diruang kerjanya, Katapang Kab. Bandung.

Menurut Hilman, Dishub Kabupaten Bandung menargetkan sekitar 60 persen pada tahun 2021 masyarakat kembali menggunakan jasa angkutan umum. Untuk mencapai target tersebut, lanjut Hilman, Dishub dan para pengusaha angkutan umum bekerjasama membuat program naik angkutan umum secara gratis.

kabid saranaDi Kabupaten Bandung sedikitnya ada 34 lembaga yang mewadahi para angkum tersebut, bentuknya selain koperasi juga PT. ” Kalau dengan koperasi kami sudah menjalin kerja sama untuk program naik angkum gratis,” imbuhnya.

Hilman memaparkan ada 14 trayek yang mengikuti program angkum gratis. Baru – baru ini bertambah dua ttayek, yakni Majalaya-Lemburawi dengan 104 unit angkum dan Ciparay-Pacet-Cibereum 180 unit.

Mengenai banyaknya angkum tidak layak jalan, namun masih beroperasi menurutnya, Dishub sudah mengintervensi pada koperasi maupun PT agar memfasilitasi para pengusaha angkum untuk peremajaan kendaraannya.

Hilman menambahkan, setiap tahun pihaknya melakukan kegiatan abdiasa. Yakni, memberi pengetahuan dan wawasan kepada para sopir angkum tentang rambu lalu lintas, peningkatan kesadaran hukum dan skil mengemudi.

” Pembinaan diberikan bukan saja pada angkum yang konvensional saja tetapi angkum online pun akan kita sentuh,” paparnya.

Sebenarnya ujar Hilman, program naik angkum gratis telah dilaksanakan pada 2017, dan sangat disambut baik oleh masyarakat. Dia menambahkan, kegiatan itu untuk mendukung program Bupati Bandung, yaitu moda share. Moda share itu adalah jumlah seat/ penumpang semakin banyak seat (tempat duduk) yang tergunakan pada satu angkutan umum indikasinya semakin banyak masyarakat menggunakan angkutan umum.

“Baik dengan modaser maupun naik angkum gratis, masyarakat Kabupaten Bandung bisa kembali menggunakan angkum sebagai sarana transportasi,” harapnya. (hen/nk/bas)

dialogpublik.com