Di Majalengka Belum Terapkan PSBB Terkait Covid 19

UNTUK Kabupaten Majalengka saat ini belum menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Terkait penyebaran Virus Corona (Covid-19). Padahal di Kota/Kabupaten lain sudah mulai diterapkan.

“Ada beberapa kriteria yang harus terpenuhui, jika suatu daerah ditetapkan PSBB. Lebih teknisnya itu diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2020 yang ditandatangani Presiden Joko Widodo,”ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka, H. Alimudin, melalui ponselnya, Rabu (15/04/2020).

Alimudin menjelaskan PP tersebut dituangkan dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) RI Nomor 9 Tahun 2020.Tentang pedoman PSBB dalam rangka percepatan penanganan Covid-19, ditandatangani oleh Menteri Kesehatan RI, Terawan Agus.

“Salah satu kriterianya itu, kalau jumlah kasus atau kematian akibat penyakit Covid-19 meningkat dan menyebar secara signifikan ke beberapa wilayah,”terangnya.

Kata Ali, tentunya ada kaitan epidemiologis dengan kejadian serupa di wilayah atau negara lain. Kemudian, jika PSBB itu, dilaksanakan ada beberapa hal yang harus dibatasi. Diantaranya, peliburan tempat sekolah dan tempat kerja, pembatasan kegiatan keagamaan dan pembatasan kegiatan pada fasilitas umum.

“Tapi peliburan dan pembatasan itu dikecualikan untuk pelayanan tertentu, seperti pelayanan kebutuhan bahan pangan, pelayanan kesehatan dan keuangan,”bebernya.

lanjut Ali pembatasan juga dikecualikan untuk pelayanan kesehatan, pasar, toko, supermarket, dan fasilitas kesehatan.Lalu kenapa Majalengka tidak masuk PSBB?karena tadi, jumlah kasus maupun angka kematian masih minim.Termasuk penyebarannya tidak signifikan ke beberapa wilayah dan tidak ada kejadian epidemiologis dengan wilayah lain.(Soni Padli A)