Dansektor 4/Citarum Harum: Filter Nusantara, Air Tercemar Menjadi Air Sehat

KOMANDAN Sektor (Dansektor) 4/Citarum Harum Kolonel Inf Mulyono menggelar sosialisasi Mesin Penjernih Air kepada para pengusaha industri, pada Selasa 29 Maret 2022 yang diikuti 33 orang perwakilan dari berbagai perusahaan yang ada di sekitar wilayah Majalaya Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Kapendam III/Slw Kolonel Inf Arie Tri Hedhianto menyampaikan bahwa, kegiatan sosialisasi itu sesuai dengan perintah Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo untuk memberikan sosialisasi mesin penjernih air hasil inovasi Kodam III/Slw yang diberi nama “Filter Nusantara” kepada para pengusaha, ujarnya di kantor Pendam III/Slw Jalan Aceh No. 69 Kota Bandung, Rabu (30/3/2022).

Dalam kegiatan tersebut, personel dari Kodam III/Slw sebagai teknisi Serka Asep memberikan penjelasan tentang proses penggunaan mesin penjernih air (Filter Nusantara) kepada para peserta yang hadir dari awal hingga akhir, yaitu dimulai dari menghidupkan mesin hingga keluarnya air sehat.

Filter Nusantara bekerja dengan sistem tekanan tinggi automatic dan menggunakan tenaga listrik juga bisa menggunakan energi tenaga surya (Surya Cell) serta dirancang bisa dibawa ke tempat yang sulit dijangkau seperti daerah bencana alam.

Hal ini juga, komitmen Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo, upaya mendukung mengatasi perubahan iklim serta mendorong pemulihan ekonomi berkelanjutan, dan ramah dalam lingkungan hidup, ditunjukkan dengan cara melakukan transisi energi terbarukan yang juga menjadi fokus pembahasan Presidensi G20 Indonesia.

Di tempat berbeda, Dansektor 4/Citarum Harum Kolonel Inf Mulyono, saat mensosialisasikan Filter Nusantara diantaranya menyampaikan, mesin penjernih air berfungsi mengatasi masalah pencemaran air tanah kualitas air yang tercemar dan tidak dapat dimanfaatkan bagi kehidupan manusia sehari-hari. Dengan menggunakan mesin tersebut bisa bermanfaat bahkan keluaran air itu menjadi air sehat.

“Filter Nusantara ini telah dapat dirasakan manfaatnya oleh banyak warga saat terjadi bencana banjir di Dayeukolot Bandung pada bulan lalu, dari air kotor yang tercampur saat banjir bisa menjadi air sehat,” tukasnya. (Sus)

dialogpublik.com