UNTUK menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) Pemkab Bandung akan membangun 361 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bandung.
Saat ini, jelas Bupati Bandung Dadang Supriatna baru 90 dapur SPPG yang sudah beroperasi dan sisanya ditargetkan awal Desember 2025 sudah beroperasi.
” Dari 361 dapur SPPG yang direncanakan baru terealisasi 90 dapur. Sisanya kita targetkan akan beropeasi di awal Desember nanti,” jelas Dadang saat menerima kunjungan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Prof.Dadan Hindayana di SPPG Pameungpeuk, Kabupaten Bandung, Selasa (9/9/3025).
Pada kesempatan itu, Dadang Supriatna mengucapkan terima kasih kepada Kepala BGN yang responsif dalam membantu percepatan pembentukan dapur MBG di Kabupaten Bandung.
“Saya sangat berterima kasih karena Kepala BGN Prof Dadan sesibuk apapun selalu diangkat kalo saya telepon. Mohon maaf saya hanya ingin menyukseskan program Pak Presiden,” jelasnya.
Dadang mengaku, pihaknya siap dan bersemangat untuk menyukseskan program MBG di Kabupaten Bandung.
“Selain mendorong percepatan dapur SPPG, kami di Kabupaten Bandung juga membentuk pendamping Koperasi Merah Putih agar Koperasi Merah Putih ini dapat berjalan lancar dan sukses,” ujarnya.
” Semoga program ini terus berkelanjutan karena selain untuk menggerakkan perekonomian daerah juga untuk menyiapkan generasi emas dan pemimpin masa depan,” tegasnya.
Sebelumnya diinfokan, Kepala BGN, Prof.Dadan Hindayana menjelaskan, dengan MBG pertumbuhan ekonomi di desa – desa. Di Kabupaten Bandung saja, program ini mampu menghadirkan perputaran uang sekitar Rp 5 triliun per tahun.
Namun, harapnya, potensi ekonomi yang mencapai Rp 5 triliun per tahun ini harus diorkestrasi oleh pemerintah daerah melalui Koperasi Merah Putih yang ada di desa masing-masing agar secara signifikan dapat menggerakkan perekonomian daerah. (nk)










