Cegah Covid -19, Kab Kuningan Perpanjang KBM Dirumah

DINAS Pendidikan Kebudayaan Kabupaten Kuningan mengeluarkan surat edaran yang ditujukan kepada Korwil bidang pendidikan, mulai tingkat PAUD, TK, SD, SMP dan Dikmas se-Kab Kuningan tanggal 26 Maret 2020 nomor 421/761/Umum, tentang perpanjangan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) bagi guru dan siswa dalam masa darurat pencegahan penyebaran Covid -19.

Kadis Pendidikan & Kebudayaan Kabupaten Kuningan Drs. H. Uca Somantri, MSi saat dikonfirmasi melalui telepon genggamnya, Sabtu (28/3/2020) menggatakan, surat perpanjangan ini menindaklanjuti surat edaran Bupati Kuningan nomor 061/1060/ ORG/2020 Tanggal 24 Maret 2020, tentang penyesuasian pelaksanaan sistem kerja ASN dalam upaya pencegahan virus Covid-19 di-lingkungan Dinas Pendidikan & Kebudayaan.

Dalam surat edaran itu ujar Uca ditegaskan bahwa, perpanjangan KBM bagi guru dan siswa bertujuan untuk meminimalisir dan mengurangi risiko pelaksanaan tugas kedinasan dirumah masing-masing, Work From Home (WFH), maka masa belajar bagi guru dan siswa diperpanjang.

“Pihak sekolah bertanggung jawab terhadap pelaksanaan pembelajaran tersebut, dan memastikan pelayanan administrasi sekolah tetap berjalan efektif. Masa belajar dirumah diperpanjang hingga 11 April 2020. Guru tetap memberikan materi pembelajaran secara daring (online) melalui WA grup, web sekolah, atau melalui materi yang telah disiapkan,” terangnya.

Dikatakan bahwa pihak sekolah diwajibkan memberikan informasi kepada orangtua untuk mengawasi dan memperhatikan putra- putri nya selama berkegiatan belajar di rumah. Ortu tidak mengizinkan putra-putrinya untuk beoergian tanpa pengawasan dan keterangan yang jelas.

Pembelajaran dirumah difokuskan, pada ranah kognitif (pengetahuan), aoektif (sikap), dan psikomotorik (keterampilan hasta karya), dan bervariasi sesuai minat masing-masing. Termasuk mempertimbangkan kondisi dan fasilitas dirumah. Monitoring juga agar di-lakukan oleh guru terhadap proses belajar selama belajar dirumah. Disamping itu, kepala sekolah membuat jafwal piket secara bergilir dan adakan koordinasi dengan pihak aparat sampai tingkat RW/RT .

“Perpanjangan KBM dirumah bagi guru dan siswa ini akan dievaluasi kembali berdasarkan kebutuhan”, imbuhnya.

Dalam upaya mengantisifasi dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19, mari kita konsisten melaksanakan gerakan masyarakat hidup sehat, perilaku hidup bersih dan sehat, jangan lupa untuk selalu mencuci tangan menggunakan sabun,” ujarnya.

Sebelumya, Pemerintah Pusat Republik Indonesia melalui Mendikbud RI telah mengeluarkan surat edaran agar kegiatan belajar mengajar dilakukan dari rumah sejak 17 Maret – 29 Maret 2020. Dalam upaya meminimalisir wabah Covid-19, kegiatan guru dan siswa belajar dirumah diperpanjang hingga 11 April 2020.(H WAWAN JR)

Categories: Pendidikan

dialogpublik.com