Bupati Purwakarta Instruksikan Disnakertrans Segera Bantu Pulangkan TKW Tuti Nurhayati

SOSOK Abdul Karim, pria berusia 59 tahun, penduduk Gg. Bata Kaum Kidul RT.07 RW.02 Kelurahan Cipaisan Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, TKI ďi Saudi Arabia dan TKW Tuti Nurhayati warga Kecamatan Maniis dua hari terakhir ramai diperbincangkan masyarakat setempat dan mendapat perhatian khusus dari Bupati Purwakarta, Hj. Anne Ratna Mustika, SE.

Abdul Karim adalah Pekerja Migran Indonesia (PMI) – dulu terkenal dengan sebutan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) – yang terdampar di salah satu negara terkaya didunia berkat minyak bumi yang melimpah dan tujuan kaum Muslim menunaikan ibadah Umrah dan Haji yakni negeri Saudi Arabia. Demikian dengan Tuti Nurhayati, andai dirinya tak membuat curhatan di video ditujukan untuk Presiden Jokowi dan diunggah anaknya di medsos facebook bisa jadi seumur-umur Tuti tak ada yang peduli kepada dirinya.

Bayangkan, saat video curhatannya viral. Tuti sudah 11 tahun tak pulang-pulang. Biang keroknya adalah PJTKI yang pertamakali memberangkatkannya tak kunjung mau memulangkan.

Bupati Purwakarta, Ambu Anne -begitu sapaan sehari-harinya untuk Bupati Purwakarta – sangat menaruh respek atas keberhasilan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) memulangkan Abdul Karim dari Saudi Arabia.

Bahkan sejumlah rekan Abdul Karim sesama PMI yang masih bekerja dan menetap disana mengapresiasi kecepatan pihak KBRI dan Pemda/Disnaker Purwakarta mengurus kesehatan dan memulangkan Abdul Karim ke Indonesia sebagaimana dituangkan dalam tulisan yang mereka buat seperti dalam gambar foto diatas.

Tulisan sesama rekan kerja Abdul Karim di Saudi Arabia bunyinya begini;

” KAMI A/N TKI SAUDI ARABIA MENGUCAPKAN TERIMAKASIH KEPADA KBRI & PEMDA/DISNAKER PURWAKARTA YG TELAH MERESPON & MENGURUS DG CEPAT & BAIK KASUS ABD MALIK”

“Abdul Karim sudah sampai ke Indonesia pada hari Rabu (4/9/2019) setelah kesehatannya dinyatakan sehat dan bisa pulang ke Indonesia tanpa pendamping dari pihak KBRI maupun dari Kerjaan Saudi Arabia,”kata Kepala Disnakertrans Kabupaten Purwakarta, H. Titov Firman Hidayat, SH hari itu (Rabu,4/9/2019) sore kepada dialogpublik.com dikantornya.

Saat itu, wartawan media ini ingin mendapatkan informasi seputar PMI asal Kecamatan Maniis Kab. Purwakarta, Tuti Nurhayati yang viral melaui medsos dengan curhatannya kepada Presiden pingin bisa pulang ke Indonesia setelah 11 tahun bekerja di Saudi Arabia.

Namun pihak perusahaan perekrut Tuti tak kunjung memulangkannya. (Baca: TKW Asal Purwakarta Pingin Pulang Curhat Melalui Video Minta Bantuan Presiden Jokowi edisi, 4 september 2019).

Saat itu, Kadisnaker menjelaskan pihaknya baru berhasil melacak kebaradaan keluarga Tuti Nurhayati di Purwakara dan akan meminta keterangan serta melengkapi dokumen yang diperlukan agar bisa lebih cepat memulangkan yang bersangkutan.

Ketika ditanya apakah saat Tuti Nurhayati diberangkatkan sebagai PMI ke Saudi Arabia melalui Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) yang legal atau illegal ? Titov mengemukakan dirinya belum berani menjustifikasi apakah perusahaan itu legal atau illegal. “Kami belum mengarah kesana. Kami masih fokus mencari keberadaan Tuti di Saudi melalui keterangan dari keluarga terdekat dan aparat desa setempat,”kata Titov.

“Nantilah diinformasikan lagi kalau Tuti sudah bisa dipulangkan dari Saudi Arabia sebagaimana kami memulangkan Abdul Karim,”janji Titov.

Rupanya, kesuksesan Disnakertrans bisa cepat memulangkan Abdul Karim dari Saudi Arabia ke Indonesia membuat Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika langsung menginstruksikan Disnaker Purwakarta untuk membantu kepulangan Tuti ke Indonesia.

“Begitu dapat laporan tentang TKI Tuti yang curhat kepada presiden Jokowi melalui medsos, hari itu juga saya instruksikan kepada Kadisnaker untuk membantu mengurus kepulangan Tuti ke Indonesia seperti Pak Abdul Karim yang kemarin sudah tiba di Indonesia,” jelas Bupati Anne, Kamis (5/9) kepada wartawan.(jab)

dialogpublik.com