Bupati : Penerapan GCG bukan Pilihan tetapi Keharusan

AGAR BUMD memiliki daya saing, pengelolaannya harus lebih profesional. Untuk itu diperlukan tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate govermance.(GCG).

” Agar lebih optimal dan memiliki daya saing BUMD perlu didorong lebih profesional melalui sinergitas, serta menerapkan CGC‘” ujar Bupati Bandung, Dadang Supriatna pada Sosialisasi Penerapan GCG di BUMD di wilayah Kabupaten Bandung yang digelar Perumda Air Minum Tirta Raharja, Jumat (12/8/2022).

Dengan GCG jelasnya, BUMD semakin berkontribusi pada roda perekenomian, serta menjadikan iklim usaha yang kondusif bagi perkembangan investasi.

“Pada dasarnya BUMD ini lokus kepada pelayanan masyarakat, dengan adanya sosialisasi ini mampu melahirkan suatu kesimpulan yang bisa diterapkan pada pengelolaan manajemen perusahaan”, harapnya.

Oleh karenanya imbuh Dadang, implementasi GCG sangat memerlukan komitmen seluruh organ perusahaan secara berkesinambungan.

” Penerapn GCG bukan lagi suatu pilihan, tetapi merupakan keharusan,” tegasnya.

Sementara Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Raharja, Ir. H. Rudi Kusmayadi mengatakan, dasar adanya GCG, PP nomor 54 tahun 2017.

“Di situ disebutkan bahwa BUMD di seluruh Indonesia harus membentuk komite atau aturan yang mengacu kepada GCG,” katanya.

Menurutnya, GCG merupakan pengelolaan perusahaan dengan terbuka, akuntabel, dan dapat dipercaya. Di Tirta Raharja jelas Rudi, GCG sudah berjalan dan mungkin yang pertama di Jawa Barat.

“Dua minggu lalu kita diaudit, hasilnya dari 319 parameter masih ada sekitar 31 patameter yang harus diperbaiki. Mudah-mudahan akhir tahun ini selesai, sehingga 2023 sudah bisa disahkan, ” katanya. (nk).

dialogpublik.com