Bupati : Penanganan Covid 19 Di Kab. Bandung Harus Dievaluasi

KABUPATEN Bandung termasuk salah satu daerah di Jawa Barat yang penyebaran Covid 19 paling tinggi dalam sepekan terakhir. Untuk itu penanganan Covid di kabupaten demgan 3,7 juta perlu dievaluasi.

“Lonjakkan kasus covid ini akan segera dieveluasi, besok kita akan evaluasi, ada beberapa langkah yang harus dilakukan,” papar Bupati Bandung HM Dadang Supriatna, usai pembukaan Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) PKB Kabupaten Bandung, di Hotel Sunshine Resort, Rabu (9/6/2021).

Menurutnya, langkah awal dengan memaksimalkan program vaksinasi. Karena pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Bandung dirasa masih lambat.

Dari 2,4 juta yang menjadi sasaran program vaksin, jelas Dadang baru sekitar ribuan orang yang sudah di vaksinasi.

“Pertama saya minta program vaksinasi dievaluasi, karena program ini lambat. Kita Seharusnya ada 2,4 juta vaksin, namun baru beberapa ribu. Kemungkinan kalau vaksin segera masuk,.akan menurunkan angka positif covid di Kabupaten Bandung,” paparnya.

Sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Grace Mediana menjelaskan, peningkatan kasus covid bisa dilihat dari data keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) di rumah sakit sekitar Kabupaten Bandung mencapai 81 persen.

Sebagai antisipasi, pihaknya kini menyiapkan RSUD Soreang yang lama untuk dijadikan tempat isolasi. Selain kesiapan medis, himbauan pun gencar dilakukan agar masyarakat menerapkan protokol kesehatan (prokes), diantaranya memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Rencananya, untuk mencegah merebaknya wabah mendunia tersebut, Pemkab Bandung akan menggelar Istighosah untuk memohon pertolongan Allah SWT. (nk).

Categories: Pemerintahan

dialogpublik.com