Bupati Bandung Barat : Ibu-Ibu Sebagai Ujung Tombak Pendidikan Anak

DITENGAH maraknya aksi demontrasi diberbagai daerah, Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail didampingi Istri yang sekaligus sebagai ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bandung Barat Sahnaz Sadiqah, memilih mendekatkan diri kepada sang pencipta dengan mengikuti do’a bersama Majelis Perempuan Berdzikir Indonesia (MPBI) di Masjid Al-Irsad,Kota Baru Parahyangan Padalarang,Senin (2/09/2025).

Dalam kesempatanya, Bupati Bandung Barat Jeje mengaku baru pertama kali bergabung dalam kegiatan do’a dan sholawat bersama para Ibu-ibu MPBI, Ia berjanji akan lebih sering hadir dalam pengajian serta kegiatan keagamaan serupa,”terangnya.

” Saya mohon do’anya dengan kondisi saat ini, dengan adanya demo dimana -mana untuk menyampaikan aspirasinya dimana-mana, namun disusupi banyak oknum dalam menyampaikan aspirasinya sehingga yang tidak punya masalah kena imbasnya,” terangnya.

Sebelumnya dihadapan jemaah, Jeje menyinggung soal pentingnya peran Ibu-ibu dalam mendidik anak-anak agar tidak mudah terprovokasi untuk ikut aksi anarkis, Ia sangat prihatin masih ada anak pelajar SMP, dan SMA yang terlibat dan ikut-ikutan dalam aksi demontrasi,”paparnya.

“Ibu-ibu sebagai ujung tombak pendidikan anak-anak harus mengajarkan cinta kedamaian, saya percaya kepada Ibu-ibu bisa menjaga agar anak-anaknya tidak terbawa arus,”pesanya.

Lebih lanjut Jeje menegaskan, selain melakukan komunikasi dengan tokoh masyarakat dan berbagai organisasi agar wilayahnya tetap kondusif, langkah spiritual berupa bo’a bersama juga sangat penting sekali untuk dilakukan.

“Saya sudah bertemu dengan tokoh masyarakat,tokoh agama dan tokoh pemuda supaya Bandung Barat aman, dan kondusif, namun kita tetap harus waspada untuk senantiasa berdo’a kepada Alloh SWT,” pungkasnya.(diskominfotik)