BTPN Syariah Berangkatkan Umrah 8 Nasabah Kabupaten Bandung Gratis

SEJAK awal BTPN Syariah komitmen melayani masyarakat inklusi, tidak hanya menghadirkan akses keuangan tetapi juga melakukan pemberdayaan dan pendampingan secara berkelanjutan.

Fokus utama, adalah mendampingi perempuan prasejahtera agar memiliki kehidupan yang lebih baik. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Pertemuan Rutin Sentra (PRS) atau kumpulan yang dilakukan setiap dua minggu sekali.

Dalam pertemuan ini, BTPN Syariah tidak hanya memberikan akses pembiayaan, tetapi juga akses pengetahuan dan pendampingan dari Community Officer (CO).

Melalui pendekatan ini, Bank membangun empat perilaku unggul nasabah yang menjadi fondasi pertumbuhan, yakni Berani Berusaha, Disiplin, Kerja Keras, dan Saling Bantu (BDKS).

“Nasabah kami tumbuh dari semangat dan perilaku unggul yang mereka jalani setiap hari. Melalui kumpulan, mereka tidak hanya menabung atau mendapatkan pembiayaan, tetapi juga belajar, berbagi, dan saling menguatkan,” ujar Direktur BTPN Syariah Fachmy Achmad pada Festival Si Tepat di Desa Wargamekar, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (8/8/2025).

“BDKS bukan hanya slogan, tetapi kunci agar masyarakat inklusi semakin berdaya, tumbuh, dan bertahan dalam berbagai situasi,” sambungnya.

Untuk itu, sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan pertumbuhan nasabah, BTPN Syariah setiap tahun menggelar program umroh satu pesawat gratis.

Menurut Fachmy, umrah gratis akan diberikan pada sentra yang anggotanya konsisten menjalankan prinsip BDKS, rutin membayar angsuran, dan menginspirasi warga sekitar.

Tahun ini, jelasnya, hadiah umroh diberika pada 8 orang nasabah Sentra Sindangsari 06, Baleendah, Kabupaten Bandung. Rencannya, para nasabah itu akan berangkat pada awal Nopember tahun ini, bersama dengan 350 nasabah BTPN Syariah lainnya.

Fachmy menegaskan, program Umrah Satu Pesawat merupakan upaya BTPN Syariah dalam mewujudkan niat baik nasabah lebih cepat.

Dari rumah hingga depan Ka’bah

Sementara Ketua Sentra Sindangsari 06 Baleendah, Reni Wati mengaku kaget dan tidak menyangka jika diri dan anggotanya akan pergi umroh dengan gratis.

“Tak pernah menyangka sebelumnya kalau saya akan berangkat umrah tahun ini. Terharunya lagi, saya akan berangkat umrah dengan teman-teman saya di sentra,” ujarnya terbata – bata saking terharunya.

” Kami yang biasanya duduk bersama di kumpulan, Insya Allah bisa duduk-duduk bersama juga di depan Ka’bah, beribadah bersama di Tanah Suci,” imbuh Reni sambil mengusap air matanya yang mulai menetes di pipinya.

Apresiasi pada BTPN Syariah juha diberikan Kabag Perekonomian Sekretariat Pemkab Bandung, Yayan Suheryan. “Terima kasih kepada BTPN Syariah yang telah memberdayakan, mendampingi, dan melayani masyarakat kami di sini. Dengan pendampingan intensif, akses pembiayaan, serta literasi keuangan yang konsisten, warga kami tumbuh menjadi pribadi yang unggul dengan prinsip BDKS. Dengan sikap ini, satu per satu impian mereka mulai terwujud, termasuk impian besar untuk berangkat ke Tanah Suci,” tuturnya penuh haru.

Yayan berharap, semangat nasabah di Sentra Sindangsari bisa menular ke wilayah lainnya.

Ungkapan senada dikatakan Camat Baleendah, Eef Syarif Hidayatullah. “Saya berharap semakin banyak warga yang mendapatkan pendampingan dan pelayanan dari BTPN Syariah, sehingga ibu-ibu makin berdaya, mampu membantu perekonomian keluarga, bahkan turut menggerakkan ekonomi daerah”.

Sementara, Pimpinan Wilayah Jawa Barat BTPN Syariah Firmansyah mengatakan, manajemen melakukan seleksi ketat dalam pemberian hadiah umrah gratis.

Menurutnya, ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi, yakni menjadi nasabah BTPN Syariah minimal tiga tahun, selalu membayar angsuran tepat waktu, menginspirasi lingkungan sekitar, dan usahanya tumbuh dari waktu ke waktu.

“Kami ingin memastikan bahwa hadiah umrah ini benar-benar diberikan kepada nasabah yang tidak hanya tumbuh bersama BTPN Syariah, tetapi juga membawa dampak positif bagi sekitarnya,” jelasnya.

Umroh gratis ini, imbuhnya, merupakan bentuk apresiasi BTPN Syariah pada nasabah yangdisiplinan,tekun dan semangat dalam mewujudkan impiannya.

Sementara itu dia menjelaskan, Festival Si Tepat yang digelar bersamaan dengan pemberian hadiah umroh gratis, bukti komitmen BTPN Syariah dalam memberdayakan perempuan segmen ultra mikro, yang selama ini belum tersentuh layanan perbankan.

Pada festival itu, masyarakat dan nasabah menikmati berbagai informasi dalam sesi literasi dan edukasi keuangan. Tujuannya,untuk membantu perempuan pelaku usaha ultra mikro memahami cara mengelola keuangan secara efektif, berani bermimpi besar, dan tetap konsisten dalam meraih impiannya.

Selain itu, juga digelar bazar produk -produk istimewa hasil para nasabah BTPN Syariah, di antaranya makanan khas mochi, kue basah, batagor, cilok, dan berbagai aneka makanan ringan lainnya.

Sementara, Corporate & Marketing Communication Head BTPN Syariah Ainul Yaqin menjelaskan, BTPN Syariah merupakan satu-satunya bank syariah yang fokus memberdayakan masyarakat inklusi dengan memberikan akses keuangan, menyediakan layanan perbankan yang tepat sesuai kebutuhan.

Selain itu, juga akses pengetahuan melalui program pemberdayaan yang berguna untuk mengembangkan usaha dan mencapai kehidupan yang lebih berarti.

“Bahwa ujungnya dalam proses bisnis BTPN Syariah adalah membangun perilaku unggul nasabah segmen ultra mikro, yaitu BDKS,” ujarnya.

Dia menegaskan, solidaritas akan terbangun menjadi daya tahan yang baik untuk menghadapi apapun kondisi komunitas secara bersama-sama.

Ainul menjelaskan, hadir di kumpulan merupakan suatu keharusan untuk mendapatkan semua akses yang diberikan oleh BTPN Syariah.

” Bayangkan bila perilaku unggul diterapkan oleh seluruh ibu-ibu nasabah, pastinya akan tercipta perempuan-perempuan hebat di pelosok negeri,” ungkap Ainul Yaqin.

Ia menambahkan, bahwa kabar bahagia (umroh gratis) sengaja diberikan sejak awal karena butuh beberapa proses yang harus dilakukan sebelum keberangkatan di Nopember nanti.

“Setelah ibu-ibu duduk bersama di rumah nasabah untuk kumpulan, Insya Allah ibu-ibu juga akan duduk bareng-bareng di depan Ka’bah, beribadah bersama di Tanah Suci,” tutup Ainul.,(nk)