Berkas Perkara Doni Salmanan Lengkap, Segera Di Sidangkan

KEJAKSAAN Tinggi Jawa Barat menerima pelim pahan perkara atas nama Doni Mohamad Taufik alias Doni Salaman, pelimpahan Perkara dari Penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber atau Dittipidsiber Bareskrim Polri melimpahkan barang bukti aset sitaan dari perkara penipuan investasi opsi biner melalui aplikasi Quotex .

Barang bukti aset yang telah disita dilimpahkan tahap II ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bale Endah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Demikian dikatakan Wakil Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Didi Suhardi, SH.MH dalam jumpa pers, Selasa (5/7/2022) di Gedung Kejati Jabar.

“Tahap II akan dilakukan di Kejari Bale Endah Bandung pada Selasa, 5 Juli 2022. Nominal nilai aset yang disita dan bakal dilimpahkan kurang lebih Rp64 miliar,” kata Didi.

Penyidik menyita 43 barang bukti dari Nilai aset yang disita Rp64 miliar berasal dari 15 saksi dan tersangka Doni Salmanan.

Dari tersangka Doni Salmanan, penyidik menyita di antaranya 6 unit mobil,14 unit motor, 2 unit rumah, pakaian dan asesoris , 9 unit hanphone, 1 init tablet ipad, 3 unit CPU, 1 unit monitor, Atm dan buku tabungan, Laptop, uang tunai, dan tunai yang sudah di tranfer ke rekening penampungan Kejaksaan Negeri Bale Bandung sebesar Rp.7.534.072.631.

Dalam perkara ini, Doni Salmanan dijerat dengan Pasal 45 ayat (1) juncto Pasal 28 ayat (1) Undang-Undang (UU) Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman enam tahun penjara. Selain itu, Pasal 378 KUHP dengan ancaman penjara empat tahun dan Pasal 3 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan ancaman 20 tahun penjara dan denda maksimal Rp10 miliar.

Penyidik menduga Doni Salmanan membagikan uang miliknya ke sejumlah pihak termasuk publik figur untuk meningkatkan popularitasnya.

“Upaya tersebut menjadi salah satu modus yang digunakan oleh Doni Salmanan untuk menarik perhatian orang, agar mau berinvestasi menggunakan aplikasi Quotex”, pungkasnya. (yara).

dialogpublik.com