Baznas Kuningan Gelar Pelatihan Pembuatan Fried Chicken

BAZNAS Kabupaten Kuningan bersama BAZNAS RI melalui Lembaga Program Pemberdayaan Ekonomi mustahik, mengadakan Pelatihan Pembyatan Fried Chiken selama dua hari (19 – 20 Januari 2022) di Aula Baznas Jl.Juanda Kuningan dihadiri Komisioner Drs H Uci Sanusi, M.Pd, & KH Ohan Jauharuzaman, M.Pd.l,

Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Kuningan Drs H Yusron Kholid, M.Si saat diwawancarai Jumat (21/1/2022) menjelaskan, bahwa pelatihan ini bagi mustahik pengusaha. dengan jumlah Penerima manfaat sebanyak 30 orang. Sedang Pelatihnya /trainer didarangkan dari D’Colonel Resto Jakart

Lebih lanjut dikatakan, program ini dalam rangka meningkatkan produktifitas mustahik (penerima manfaat) melalui penyaluran zakat infak sedekah, yang kita himpun dengan program tersebut bisa berubah dari penerima manfaat menjadi pemberi manfaat.

Program ini Membantu program pemerintah dalam penanggulangan kemiskinan dan ikut menyejahterakan umat, papar Yusron.

Dalam pelatihan ini, penerima manfaat diberikan pembekalan mindset berwirausaha, cash flow keuangan, manajemen keuangan, SOP Outlet ZChicken di hari pertama dan dihari kedua mereka langsung praktek membuat fried chiken yang langsung dipimpin oleh trainer dari D’Colonel Resto.Program ini dilakuian pendampingan melalui tiga tahapan perintisan, penguatan dan kemandirian.

Disebutkan, program-program pemberdayaan ini merupakan komitmnen BAZNAS dalam pendsitribusian dana Zakat, Infak dan Sedekah yang dihimpun agar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarkat. Sehingga BAZNAS Hadir sebagai solusi mengatasi masalah ikut menyejahterakan ummat.

Terpisah Ketua BAZNAS Drs H Yayan Sofyan, MM, menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi kepada BAZNAS RI khususnya ketua Lembaga Mustahik Sadam Husen, yang telah peduli terhadap masyarakat di Kab Kuningan melalui penyaluran program Musathik Pengusaha yaitu Z-Chick.

“program ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam konteks pengentasan kemiskinan di Kabupaten Kuningan. Sehingga Baznas menjadi lembaga utama dalam menyejahterakan masyarakat”, pungkas H Yayan. (H WAWAN JR)

Categories: Ekonomi

dialogpublik.com