PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Bandung kembali melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Samsat Soreang, Kamis (4/9/2025).
GPM dilaksanakan untuk membantu masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan pangan berupa beras maupun sembako lainnya. Selain itu, disediakan pula berbagai jenis sayuran.
Sebelumnya GPM dilakukan secara serentak di 31 kecamatan se Kabupaten Bandung.
Kepala Dispakan Kabupaten Bandung Uka Suska Puji Utama mengatakan, GPM bertujuan untuk menstabilisasi pasokan dan harga pangan.
“Kegiatan GPM ini disamping membantu masyarakat yang memerlukan beras dengan harga murah, juga untuk mengendalikan inflasi daerah di Kabupaten Bandung,” katanya di Soreang, Kamis (4/9/2025).

” Alhamdulillah dalam pelaksanaan GPM ini, masyarakat pun antusias berburu kebutuhan pangan dengan harga murah,” imbuh Uka.
Menurutnya, barang-barang yang dijual di GPM, di antaranya beras SPHP, beras petani, beras medium, telur, minyak goreng premium, minyak goreng kita, gula pasir, gula merah, bawang putih, bawang merah, daging ayam, daging sapi, telur, terigu, kentang dan lainnya.
GPM saat ini, ungkap Uka, merupakan hasil kerja sama antara Dispakan dengan para petani sebagai penyedia kebutuhan pangan, sehingga selain murah sayuran pun nampak masih segar.
Selain itu, ujarnya, kegiatan GPM bisa mempertemukan langsung antara produsen, yaitu petani dengan konsumen.
“Kita dari pemerintah hanya memfasilitasi antara para petani dengan masyarakat yang membutuhkan pangan,” katanya.
Uka Suska berharap, GPM bisa terus dilaksanakan untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangannya. (nk)










