ASN Gaji di atas 7,6 jt Wajib bayar Zakat Profesi , Bupati : Yang belum Booster engga bisa Mudik

BUPATI Bandung, Dadang Supriatna mengajak, ASN Kabupaten Bandung dengan gaji di atas Rp 7,6 juta wajib untuk membayar zakat prpfesi.

Sementara bagi ASN dengan pendapatan di bawah nilai tersebut.cukup berinfaq atau shodaqoh.

“Kami instruksikan agar ASN yang penghasilannya di atas Rp. 7,6 juta, agar melakukan zakat profesi.
Sedangkan yang penghasilannya di bawah Rp. 7,6 juta, saya imbau untuk berinfaq dan bersodaqoh,” ujarnya saat siraman rohani di Gd Moch.Toha, Soreang, Senin (4/4/2022).

Zakat, infaq dan shodaqoh itu, di antaranya untuk membantu para ustad.

Sebelumnya Dadang mengungkapkan, dari 2000 lebih PSN di awal Ramadhan 1443 H ini, tercata 334 orang diantaranya mangkir kerja.

“Hari ini kami melaksanakan apel untuk mengecek kedisiplinan para PNS. Menurut data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) ada sekitar 334 PNS yang absen. Nanti akan kami evaluasi, jika alasannya tidak jelas, akan kami berikan sanksi disiplin,” tegasnya.

Dadang menjelaskan, selama Ramadan, ada perbedaaan jam kerja, semula masuk pukul 7.30 – 16.00 WIB menjadi 08.00 – 15.00 WIB, khusus hari Jumat jam pulang menjadi pukul 15.30 WIB.

Perubahan tersebut, sesuai surat edaran (SE) Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) No 11 Tahun 2022, tentang Jam Kerja ASN Pada Bulan Ramadan 1443 Hijriah di lingkungan Instansi Pemerintah.

Untuk menindak lanjuti regulasi tersebut, Pemkab Bandung telah mengeluarkan SE Sekretaris Daerah nomor : KP/1056/BKPSDM, tentang Penetapan Jam Kerja PNS Pada Bulan Ramadan 1443 H di Lingkungan Pemkab Bandung.

“Dalam SE disebutkan, jumlah jam kerja efektif selama Bulan Ramadan minimal 32,5 jam per minggu. Kami berharap regulasi ini tidak mengurangi produktivitas dan pencapaian kinerja pegawai,” harapnya.

Pada kesempatan itu, ia menyampaikan program vaksinasi ba’da shalat tarawih. Menurutnya, sampai dua Ramadan terdapat 12 kecamatan yang telah melaksanakannya.

“Saat ini stok vaksin di Kabupaten Bandung masih dalam kondisi aman. Insya Allah selama Ramadan ini kami akan terus gencarkan vaksinasi, minimal 100 sasaran per masjid,” tuturnya.

Guna menjaga keselamatan para nakes, Dadang meminta Polresta Bandung untuk menjaga keamanan seluruh wilayah dari kriminalitas.

“Selain kesiapan nakes, masalah keamanan juga perlu kita perhatikan. Oleh karenanya kami akan terus bersinergi dengan aparat kepolisian, agar program ini bisa sukses, ” ujarnya.

” Kami sudah menyampaikan, bagi masyarakat yang belum booster tidak bisa mudik,” pungkasnya. (nk)

dialogpublik.com