Apdesi Kuningan Prihatin BPJS Perangkat Desa Ditolak RSU

AKSI unjuk rasa ratusan pamong desa yang tergabung sebagai anggota Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kab Kuningan menyambangi gedung DPRD, di Jalan RE. Martadinata, Senin (9/3/2020).

Aksi unjuk rasa yang dipimpin langsung oleh Ketua Apdesi Kab Kuningan Linawarman, SH menuntut ketidakadilan, kepesertaan BPJS perangkat desa, terhitung sejak terdaftar hingga saat ini belum juga diaktifkan.

“Kami merasa prihatin dengan keberadaan BPJS yang diperuntukan bagi perangkat desa ternyata tidak dibayar oleh pihak Pemerintah daerah kab Kuningan, Tidak sedikit perangkat desa saat akan berobat ditolak oleh pihak Rumah Sakit dengan dalih kartu aktivasinya belum aktif,” tandas Linawarman.

“Kami sebagai perangkat desa menuntut keadilan jujur saja, kami merasa dianaktirikan”, tandasnya

Hal yang menjadi pertanyaan “Kenapa perangkat desa tidak dilayani saat berobat di RS menggunakan BPJS. Kenapa BPJS perangkat desa belum dibayar. Dalam hal ini kami mohon ada koordinasi. Dan, kami minta kalau memang ada regulasi yang menghambat tolong diperbaiki,” keluh Kades Ciawilor.

“Kami ranai-ramai datang ke gedung DPRD hanya menuntut agar BPJS bisa aktif kembali. Ini adalah hak yang membayar iuran BPJS”, ujarnya.

Sesuai aturan baru bahwa iuran BPJS ditanggung 4% oleh APBD dan 1% oleh perangkat desa. Sedangan tahun 2019 dibayar APBDes sebesar 3 % dan ditanggung oleh perangkat desa sebesar 2 %.

Sementara itu, Kepala Desa Linggasana Kec Cilimus yang kapasitasnya sebagai Sekjen Apdesi Kab Kuningan Hj. Henny Rosdiana,SH,S.Sos,M.Si, menuturkan, aksi ini berawal dari keluhan dan kekecewaan perangkat desa di Kabupaten Kuningan, ketika akan menggunakan kartu BPJS ternyata diluar dugaan ditolak oleh pihak Rumah Sakit .

Hal itu terjadi dua bulan yang lalu (Januari-Pebruari 2020) tak sedikit perangkat desa yang mengeluh ketika sakit akan menggunakan kartu BPJS Kesehatan ternyata ditolak. Alasan pihak RSU menolak karena kepesertaan BPJS-nya belum aktif, ujar Henny

Sementara itu, diluar gedung petugas keamanan dari Polres Kuningan nampak siap siaga, namun aksi unjuk rasa berlangsung lancar, aman dan relatif tertib diterima langsung oleh Ketua DPRD Kuningan Nuzul Rachdy dan sejumlah anggota dewan. (H WAWAN JR)