HUJAN deras dengan intensita tinggi yang mengguyur wilayah Kec Selajambe Kab Kuningan, mengakibatkan longsor hebat hingga menutup sungai Cijolang, Kamis malam (9 /4/2020) pukul 20.00 WIB.
Longsoran tanah bukit Loa dari desa Sukajaya Kec Rajadesa Kab Ciamis itu dipenuhi berbagai jenis tanaman, tutur Kepala BPBD Kuningan Agus Mauludin saat dihubungi dialogpublik.com lewat selulernya, Jumat (10/4/2020)
longsor diawali hujan pada siang hari sekira pukul 15.00 WIB dan terjadi longsor pada pukul 20.00 WIB malam itu sempat membuat panik warga di Dusun Walahar RT 3 RW 05 Desa Ciberung Kec Selajambe.
Kronologis kejadian, longsor berawal dari bukit Loa desa Sukajaya Kec Rajadesa Kab Ciamis. Longsor tebing setinggi 100 meter, lebar 100 meter dengan luas 0,2 Ha itu praktis menimbun kali Cijolang. Akibat tertutupnya aliran sungai tersebut air meluap ke pemukiman warga dusun Walahar desa Ciberung. Namun sejauh ini dikabarkan tidak terdapat korban jiwa.
Sementara itu, Tim BPBD Kab Kuningan melakukan assesmet dan pemetaan, di-bantu pihak Kecamatan, Polsek, Koramil, aparat desa, Tagana Kec Selajambe dan warga setempat melakukan penanganan untuk menjaga keselamatan masyarakat.
Selain pembersihan lokasi, penebangan pohon dan evakuasi warga ke rumah famili/saudara mereka dan mesjid terdekat. Sedikitnya 8 rumah 12 Kk yang meliputi 39 jiwa diungsikan, karena rumahnya terendam air antara 10 – 30 cm.
“Perumahan penduduk di dusun Walahar desa Ciberung terancam banjir, jika terjadi hujan susulan. Untuk itu diingatkan agar masyarakat tetap waspada”, ujarnya. (H WAWAN JR)










