Aksi penghijauan Di Desa Sindangsari Menanam 2700 pohon

PEMERINTAH Desa Sindangsari Kec Sindangagung Kab Kuningan menggelar aksi penghijauan dengan menanam 1.000 bibit pohon dari target 2700 pohon yang nantinya akan disebar di kebun-kebun milik warga setempat.

Program penghijauan ini kata Kepala Desa Sindangsari, M Taufik Abdullah, sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan kabupaten konservasi.

“Bibit pohon yang akan ditanam itu mendapat bantuan dari Majalengka terdiri beberapa jenis seperti arbise, mahoni, jati bodas, jambu, nangka, ketapang dan lainnya. Kawasan Sindangsari merupakan salah satu daerah penunjang wilayah perkotaan, sehingga harus menjadi daerah hijau sebagai resapan air”, ungkapnya.

Wakil Bupati Kuningan HM Ridho Suganda saat hadir di Desa Sindangsari, Kamis, (7/11/2019) saat melakukan penanaman perdana bibit pohon arbise, diikuti pamong desa, tokoh masyarakat dan warga setempat.

Kegiatan ini sangat saya apresiasi, sebab dulu saya pernah menyaksikan pencanangan Kab Kuningan sebagai kabupaten konservasi. Bupati terdahulu mencanangkan Kuningan harus menjadi kabupaten konservasi, maklum dulu saya akrab banget sama bupati yang lama,” kata Om Edo, sapaan akrab Wakil Bupati Kuningan.

Bahkan ada pesan mendalam dari Bupati Kuningan saat itu (H Aang Hamid Suganda, ) meminta agar Kuningan harus terus hijau sehingga kabupaten konservasi dapat terwujud.

“Kuningan jangan diapa-apakan, harus tetap menjadi konservasi. Karena wilayah konservasi itu dibutuhkan oleh warga masyarakat,” imbuhnya.

Fitegaskan, manakala konservasi ini tidak dijaga akan menimbulkan musibah bencana alam seperti banjir hingga tanah longsor. Namun bukan berarti tidak menginginkan adanya perindustrian, sebab industri juga mendatangkan pendapatan daerah hingga penyerapan tenaga kerja.

“Kita memiliki visi misi dalam rangka mewujudkan kemajuan desa yakni Pinunjul berbasis Desa. Artinya harus dapat mencari solusi dan potensi di masing-masing desa, sehingga desa lebih mandiri ditambah masyarakat desanya sejahtera, Diharapkan pemghijauan ini dapat dijaga dan dipelihara dengan baik agar bisa tumbuh subur dan kelak dapat dinikmati anak cucu kita”, pungkasnya.(H WAWAN JR)

Categories: Regional

dialogpublik.com