Agung M Abul : Fokus Seni Riset

PERUPA yang satu ini tampil beda dengan perupa lainnya yang bertebaran di Jawa Barat khususnya di Kuningan maupun wilayah III Cirebon. Betapa tidak, Karya lukisan dari goresan tangannya tidak begitu banyak seperti yang lain. Dia cenderung memilih fokus ke seni riset dan performance art.

Dia adalah Agung M. Abul perupa yang alamat. Jl. Juanda Gg. Delman purwawinangun Kuningan. Nama istri, Unik Yunia Nurtanty. Anak 2.

Agung M Abul yang lebih akrab dipanggil Agung ini mengaku, berkesenian sejak tahun 1999 dan fokus di seni rupa tahun 2000, sedangkan pekerjaan rutin sebagai pengajar di beberapa sekolah di Cirebon, tutur suami dari istri tercinta Unik Yunia Nurtanty saat diwawancatai di rumah kediamannya Jl Juanga gg Delman Purwawinangun Kuningan minggu sore (3/3/2019).

Dari hidup berkesenian ternyata bisa menghasilkan terutama dari project-project seperti, misalnya undangan pameran, pembicara diskusi, pemateri workshop, mengkuratori pameran, terang ayah dari dua orang anak ini.

“Tahun 2015-an saya mulai fokus ke seni riset dan performance art, karya-karya saya ke seni kontemporer. Saya lebih suka karya seni yang berkolaborasi dengan masyarakat atau karya seni yang bisa interaktif dengan pengunjung, intinya karya seni yg bisa mengedukasi”, imbuh dia.

Job saat ini sedang melanjutkan riset jangka panjang (sudah satu tahun), saya melakukan riset tentang pedagang Kuningan yang ada di Jakarta, sejak awal riset ini akan dikembangkan ke sistem manajemen, edukasi, desain dan kepercayaan serta hasil riset ini akan dohadikan sebuah buku, jelas Agung. Riset tersebut direncanakan untuk pameran tunggal dan Insya Allah sekitar pertengahan tahun ini di Jakarta.

Pengalaman yang ditekuni selama ini antara lain, (2011) pameran senirupa imaji ornament di Galeri Nasional Indonesia Jakarta. Drawing Revolution FFR DGTMB Jogjakarta Menengok ke depan di galeri JAF (jatiwangi Art Factory). (2013) pameran senirupa Ngerasa di atrium lower ground CSB mall Cirebon (2015) postcard Exhibition WSTCC ” konser di Cikini” Graha Bhakti Budaya TIM (taman ismail Marjuki) Jakarta (2018) pameran Kota.Edu di Gudskul Jakarta.

Pengalaman lain dibidang, SELECTDED PROJECT/ WORKSHOP pada tahun 2009, lokakarya penulisan seni rupa dan budaya visual di ruangrupa Jakarta, (2015) fasilitator hibah seni yayasan kelola Jakarta untuk komunitas kreatif jawa bara, (2017) Tim riset pameran ruru for sunshower di mori art museum tokyo Jepang, pemateri workshop mural Raimuna BPK Penabur sejabodetabek di Cibubur.

Berikutnya pada kegiatan SELECTED CURATORIAL PROJECT tahun 2015, “Refreshing” Pameran tunggal idik nursidik di RyY galeri Kuningan. (2016) “Aksi Kucing” festival tulisan dan gambar di basement gedung kesenian raksawacana kuningan, (2017) SilArturahmi seniman ciayumaja-uning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan) di Esa galeri ‘oleh-oleh’ Bu Sepuh Culimus Kuningan. “Hikayat Sawah” di Green Terror Ancaran Kuningan, (2018)”Liburan” soundblesting pameran ilustrator muda kuningan di Hall Raja seafood bandorasa Kuningan, (2019) Membaca Aan Sugianto Mas di Basement gedung kesenian rakawacana Kuningan.

Sementara event PERFORMANCE ART (2014)”Tanda” di pandapa paramartha Kuningan. (2016) “Mati” di Jagakali Art Festival setu patok Cirebon dan pada tahun, (2017)”WIB” di Rekareka creative space Kesambi Cirebon, pungkas Agung Abul yang selalu siap berkolaborasi dengan sesama perupa.(H WAWAN YR)

dialogpublik.com