Aa Gym : Covid Mendidik Kebersamaan, Jangan Sibuk Menonjolkan Diri

DALAM rangka Idul Fitri 1441 H KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym), menyapa Kab Kuningan melalui virtual conference Senin (01/6/2020).

Forum bertajuk “Silaturahmi Aa Gym denga warga Kuningan itu dihadiri Sekda DR H Dian RY, Ketua TP. PKK Kab Kuningan Hj Ika Purnama, Wakil Ketua TP. PKK, Ketua DWP, Forkopimda Kuningan, ASDA I, Kabag Hukum dan peserta forum silaturahim lainnya.

Sekda Dr. H. Dian RY , sangat mengapresiasi forum silaturahim ini, meski dengan segala keterbatasan dan masih situasi pandemi Covid-19, silaturahmidaoat terajsana serta tetap terjalin sinergitas diantara kita semua.

“Saya ucapkan terima kasih dan Selamat Idul Fitri Mohon Maaf Lahir dan Batin, sama- sama berdoa dan berharap semoga pandemi cepat berakhir, dan diberikan keselamatan, kesehatan, kesabaran di Masa pandemi ini”, ungkapnya.

Silaturahmi yang bersamaan dengan moment lahir Pancasila 1 Juni ini, saya berharap bisa menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran kita untuk dapat memaknai perbedaan dan bersama-membangun Kuningan yang lebih baik

Sementara itu, Aa gym mengingatkan kepada kita semua bahwa, tidak ada yang lebih penting dari dicintai Alloh, ketika kita dicintai Alloh maka kita sudah sukses dunia akherat. Menghadapi pandemi yang saat ini Kab Kuningan memasuki masa new normal, Aa gym memberikan kiat-kiat yang harus dilakukan. Perlu diingat bersama bahwa kita ini adalah sebagai hamba Alloh, tidak ada kekuatan di dunia ini apa yang sudah Alloh kehendaki. Jadilah masyarakat yang lebih yakin kepada Alloh.

“Covid mendidik kita untuk kebersamaan, karena tidak dapat diselesaikan oleh salah satu pihak, kebersamaan dalam silaturahim. New normal, satu sama lain harus saling menguatkan, karena hanya bersinergilah semuanya bisa dilakukan. New normal ini merupakan era kepedulian dan era kedisiplinan”, paparnya saat menyampaikan tausyiah .

Aa gym mengatakan, memaknai silaturahim yang penting adalah kita semua harus terlatih menghadapi perbedaan, jangan menganggap beda itu sebagai lawan atau musuh.

“Kebersamaan dalam silaturahim yang terpenting jangan sibuk menonjolkan diri, kebersamaan hanya akan terjadi adalah dengan berperan, mau dlihat atau tidak tetapi tetap berperan. Dan untuk diakui tidak perlu kelihatan akan tetapi harus berperan dengan keikhlasan diri. Karena menonjolkan diri dapat merusak silaturahim. Kemudian dalam silaturahim jangan meremehkan orang lainm Miliki kelembutan hati dan keikhlasan karena kelembutan hati yang bisa menyatukan, sikap kasar dan arogan tidak dapat menyentuh hati untuk menyatukan. Mudah-mudahan di new normal ini kita semua bisa memiliki sifat yang Rohmatan Lil alamin untuk lebih meningkatkan iman dan imun,” pungkas Aa Gym. (H WAWAN JR)

Categories: Ragam,Regional

dialogpublik.com