Dialogpublik.com,- Syarikat Islam (SI) Kabupaten Bandung didorong tidak sekadar menjadi organisasi keagamaan, tetapi juga mampu membuka peluang usaha dan memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.
Untuk itu, ujar Bupati Bandung, Dadang Supriatna kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung dinilai menjadi kunci untuk memperkuat ekonomi umat dan meningkatkan keterampilan warga.

“Pemkab Bandung memiliki sejumlah program yang dapat dikolaborasikan dengan SI, mulai dari pengembangan sektor pertanian, ketahanan pangan, hingga pelatihan keterampilan melalui Balai Latihan Kerja (BLK) yang terhubung dengan kebutuhan perusahaan,” jelasnya saat membuka Musyawarah Cabang (Muscab) 2026 DPC SI Kabupaten Bandung di Ciparay, Minggu (1/11/2026).
“Saya berharap potensi ini dapat dimanfaatkan untuk memperkuat ekonomi umat, meningkatkan keterampilan masyarakat, dan memperluas kesempatan pendidikan,” tambah Dadang Supriatna.
Ia menjelaskan, di bidang pendidikan, SI juga didorong untuk memanfaatkan program Beasiswa ti Bupati (BESTI) dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) untuk memperluas kesempatan belajar bagi masyarakat.
Oleh karena itu, harapnya, kepengurusan baru SI harus mampu memperkuat organisasi sekaligus menghadirkan program yang menjawab kebutuhan umat.
Menurutnya, sinergi SI dan Pemkab Bandung harus memberikan manfaat nyata, terutama dalam membuka peluang usaha dan pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Bandung. (nk)










