MENTERI Sosial,Saifullah Yusuf memgajak Bupati Bandung, Dadang Supriatna untuk ikut menyukseskan pemutakhiran
Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Selain itu, Gus Ipul, biasa disapa, juga mengajak Dadang Supriatna untuk menyalurkan bantuan sosial (bansos) yang tepat sasaran.
“Saya mengajak Kanga Dadang Supriatna untuk berkolaborasi menyukseskan program prioritas Presiden Prabowo, yakni pemutakhiran DTSEN dan soal penyaluran bansos yang tepat sasaran,” katanya saat menerima audiensi Bupati Bandung bersama Kadisnsos dan Kadis PUTR Kabupaten Bandung di Jakarta, Selasa (16/9/2025).
Menurut Gus Ipul, DTSEN menjadi data tunggal pertama di Indonesia pada era Presiden Prabowo. Badan Pusat Statistik (BPS) mengelola data dan memberikan perankingan penduduk berdasarkan desil.
Data itu yang terus dimutakhirkan secara berkala, serta wajib menjadi acuan seluruh program lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.
“Karena itu mumpung para kepala daerah ada, ada Kepala Dinas Sosialnya juga, tidak boleh ada intervensi bansos yang menggunakan data lain, kecuali DTSEN. Kalau mau membuat program harus menggunakan DTSEN,” tandasnya.
Dia menegaskan, DTSEN harus diverifikasi dan divalidasi bersama-sama, sebab tiap tiga bulan datanya akan berubah.
“Saya mengajak bupati, wali kota, dan gubernur untuk memutakhirkan data. Mari sama-sama memastikan agar data kita lebih sempurna,” imbuhnya
Pada kesempatan itu, Gus Ipul menekankan pentingnya pemberdayaan. Dia meminta, kepala Dinas Sosial membuat skenario pemberdayaan dan graduasi untuk disampaikan ke para kepala daerah.
Menurutnya, Presiden Prabowo membentuk Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat karena ingin menekankan pemberdayaan ketimbang bansos
“Ini mandat yang perlu kita tindaklanjuti, jadi tidak hanya bantuan sembako,” tegasnya.
Gus Ipul mengajak, untuk memastikan pemutakhiran DTSEN lebih sempurna, sehingga masyarakat miskin bisa merasakan bantuan lebih banyak dari pemerintah.
“Presiden Prabowo minta graduasi diperkuat. Desil 1-2 kita beresin, kita keroyok bareng-bareng. Selesai Desil 1-2 (DTSEN), rumah diperbaiki, diberdayakan,” harapnya. (nk)










