KEMENTERIAN Sosial siap menggelontorkan anggaran Rp.200 miliar untuk pembangunan gedung Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Bandung.
Sementar Pemkab Bandung telah mempersiapkan lahan untuk Pembangunan SR seluas 7,6 hektar di Desa Lebakmuncang, Ciwidey Kabupaten Bandung.
Hal itu terungkap saat Bupati Bandung Dadang Supriatna beraudiensi dengan Menteri Sosial Saifullah Yusuf di Gedung Kemensos Jakarta, Selasa (16/9/ 2025).
“Untuk pembangunan Gedung SR jenjang SD, SMP dan SMA kami sudah menyiapkan lahan di Ciwidey seluas 7,6 hektare,” jelas Dadang Supriatna.
Dadang yang didampingi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bandung Ningning Hendarsah dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Bandung Zeis Zultaqawa, menghaturkan terima kasih atas semua perhatiannya untuk Kabupaten Bandung.
Kepala Dinsos Kabupaten Bandung Ningning Hendasah menambahkan, Kemensos saat ini sedang mengupayakan untuk pendanaan pembangunan Gedung SR di Ciwidey.
“Kemensos sedang mengupayakan untuk pendanaan Gedung SR di Kabupaten Bandung, rencananya akan menyiapkan anggaran sebesar Rp200 miliar dari APBN,” jelas Ningning.
Lahan yang sudah disiapkan itu saat ini sudah dalam tahap cut and fill, juga melakukan penyesuaian ruangnya untuk pembangunan gedung SR permanen.
Untuk itu, Pemkab Bandung telah mengajukan ke Kementerian Pekerjaan Umum terkait permohonan percepatan penetapan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) untuk Wilayah Perencanaan (WP) kawasan konservasi Pasirjambu, Ciwidey, Rancabali (Pacira) Kabupaten Bandung.
Sementara, Mensos menjelaskan, pentingnya kolaborasi SR dengan para kepala daerah. Setelah SR rintisan dimulai, juga akan dibangun gedung permanen.
“Kita bikin sekolah rintisan, kita bangun 2026. Mari kita kerja sama,” kata Mensos yang biasa disapa Gus Ipul. (nk)










