4 Cabor Gagal BK 25 Cabor Kuningan Siap Tempur Di Porprov Jabar

KABUPATEN Kuningan dipastikan akan mengirimkan 25 cabang olahraga (cabor) yang dinyatakan berhak mengikuti Porprov/Porda Jabar XIV pada 5 – 19 November 2022 mendatang. Sebanyak 25 Cabor tersebut melibatkan sebanyak 315 atlet berikut official dan tim manajer yang bertugas memperbaiki peringkat serta mampu mempertahankan peringkat yang pernah diraih pada Porda/Porprov tahun 2018, yakni kontingen Kab.Kuningan, berhasil meraih 10 besar atau peringkat ke sembilan.

Pembukaan Porprov yang dijadwalkan 5-19 November 2022 itu akan digelar Stadion Galuh Ciamis itu.

Lebih rinci Ketua Koni Kuningan Drs H Enay Sunaryo mengatakan,Cabor binaan KONI Kuningan seluruhnya ada 32 Cabor, yakni 29 Cabor prestasi dan tiga Cabor fungsional. Dari 29 Cabor prestasi, ada empat Cabor yang gagal lolos saat mengikuti BK (babak kualifikasi) beberapa waktu lalu yakni, bola voli, Sepak Takraw, Tenis Meja dan Kickboxing. Keempat Cabor tersebut, tidak ikut serta ke Porprov karena mereka gagal BK, ungkap Enay. Berdasarkan ketentuan dan kesepakatan saat rapat anggota KONI, Cabor yang berhak ikut ke Porprov, harus lolos dalam BK minimal urutan tiga.

“Meraih bahkan mempertahankan prestasi yang sudah diraih pada posisi 10 besar, bukan hal gampang apalagi KONI Kuningan saat ini berhadapan dengan berbagai kendala diantaranya usia atlet pada beberapa kecabangan yang memasuki usia tua maupun frekuensi latihan di berbagai kecabangan yang terpaksa dikurangi akibat pandemi covid 19, tutur Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Kuningan, Ii Khaerudin, Kamis (14/7/2022).

Menurut Ii Khaerudin, KONI Kuningan sangat berharap dari atlet atlet yang pernah memperkuat tim Jawa Barat ikut ke PON XX/2021 di Papua untuk kembali memperoleh medali. Yang mengikuti PON XX/2021 sebanyak 17 atlet dan berhasil meraih medali sembilan medali emas dan tiga medali perak.

Sementara itu, Ketua KONI Kuningan H.Enay Sunaryo, menegaskan, pada perhelatan Porprov tahun 2022 mendatang bagi Kuningan tidak akan menargetkan yang muluk muluk, tapi mempertahankan peringkat 10 besar saja, itu sudah merupakan prestasi yang luar bias. Bahkan sangat logis dan itu pun setidaknya harus mendulang 40 medali emas.

Hal sama ditegaskan Wakil Ketua Umum II Tri Martopo, sebanyak 25 Cabor baru rencana karena pembinaan maupun pelatihan para atlet harus lebih keras lagi karena hasil pemetaan dan evaluasi target Cabor pada babak kualifikasi Porprov XIV yang lalu, belum menunjukkan kesiapan yang optimistis.

Dijelaskan Tri Martopo yang bertugas sebagai koordinator bidang pembinaan prestasi sekaligus sebagai Ketua Tim Evaluasi, pihaknya akan tetap memperketat atlet yang bisa dikirim ke Porprov/Porda XIV, selain untuk mengoptimalkan dana yang ada juga benar-benar atlet yang bertarung bisa dipertanggungjawabkan, sehingga tidak ada kesan asal ramai.

Perolehan medali bagi KONI Kuningan pada Porda XII/2014 di Bekasi, hanya enam Cabor yang memperoleh medali yakni Atletik 8 emas, 6 perak dan 5 perunggu, Angkat Berat dan Bina Raga 3-0-3, Dayung 0-0-1, Menembak 0-0-1, Loncat Indah 1-0-2 dan Tinju 0-0-1 dengan jumlah medali seperti itu, Kuningan menempati urutan ke-16.

“Sedangkan pada Porda XIII tahun 2018 di Bogor, terdapat 11 Cabor yang memperoleh medali dengan perolehan 20 medali emas, 20 medali perak dan 19 medali perunggu jumlah 59 medali dan masuk ranking ke-9 atau 10 besar dari 27 kabupaten/kota se Jawa Barat,” pungkasnya. (H Wawan YR)

dialogpublik.com