RIBUAN pelanggan Perusahaan Air Minum (PAM) Tirta Kamuning Kuningan di 14 desa di wilayah KCP Garawangi beberapa hari kedepan bakal mengalami krisis air. Hal itu sebagai dampak kebocoran pipa saluran air di kawasan di Jl. Siliwangi Kuningan.
Direktur PAM Tirta Kamuning Kuningan H Deni Erlanda, SE, M.Si melalui Kabag Divisi Pelayanan Anto saat dikonfirmasi, membenarkan adanya kebocoran yang berdampak tersendatnya aliran air bersih kepada para pelanggan, ujar dia, Sabtu (29/1/2022).
Ke 14 Desa di wilayah KCP Garawangi yang terdampak pelayanan air bersih yaitu, Desa Sindangsari, Kaduagung, Purwasari, Sindangagung, Mancagar, Sukamulya, Mekarmulya, Kertawangunan, Kertayasa, Cimindibalong, Garawangi, Kramatwangi, Cikananga dan Desa Kertaungaran.
Menurut Anto, dalam mengantisifasi tersw datnya aliran air “kami harus memastikan dulu terkait kondisi kebocoran yang terjadi. Upaya yang dilakukan penggalian pada titik yang diduga ada kebocoran”.
Apakah perbaikannya bisa ditangani dengan memasang revair clamp tanpa menghentikan aliran atau harus dengan Gibolt Joint dengan menghentikan aliran air.
Penggalian titik kebocoran dimulai siang hari dan perbaikan diusahakan berjalan pada malam hari agar tidak mengganggu pelayanan, “Kami himbau kepada para pelanggan agar bisa menghemat air dan menampung air secukupnya untuk persediaan selama perbaikan berlangsung,” harap Anto.(H WAWAN JR)










