1 Dokter dan 1 Nakes Meninggal Akibat Covid-19

KELUARGA besar Ikatan dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Kuningan berkabung atas meninggalnya satu dokter RSUD’45 Kuningan dan satu Nakes di Puskesmas Linggarjati, karena positif terpapar Covid-19 dirawat di RSUD Jl Sudirman Kuningan, Senin (4/01/2021).

Kedua pasien itu adalah dr Eko Bagus Permana anggota IDI dan Suyatno SKM, Kasubag TU Puskesmas  Linggarjati.

Ketua IDI dr Asep Hermana,SpB, MM membenarkan atas meninggalnya  kedua pasien itu dan dikebumikan di TPU dengan menerapkan protokol kesehatan dan petugas lengkap menggunakan alat pelindung diri (APD).

Sementara itu, Jubir Crisis Centre Penanganan Covid-19 Kuningan Agus Mauludin mengatakan,  memasuki awal tahun 2021 ini kasus terkonfirmasi positif Covid-19 jumlahnya terus bertambah dan meningkat cukup signifikan, terangnya saat dikonfirmasi melalui selulernya, Senin (4/01/2021).

Kasus terkonfirmasi Covid-19 kata Agus, sampai hari Senin 4 Januari 2021 tercatat Total sebanyak  2209 orang, diantaranya  Discarded 1756 orang, masih karantina : 421 orang dan yang meninggal 32 orang

“Dari jumlah total yang terkonfirmasi itu sebagian besar Laki-Laki  1161 orang dan Perempuan  1048 orang, Saat ini Kabupaten Kuningan masih berada di zona orange dan mungkin bisa saja masuk zona merah, jika kasus yang terpapar positif jumlahnya terus bertambah”, ungkapnya.

Bupati H Acep Purnama disela monitoring pergantian tahun mengatakan, kasus terkonfirmasi Covid- 19 cenderung meningkat terus. Untuk mengantisifasinya dihimbau kepada warga masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin. Memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak (3 M). Hal ini guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Mari kita berdoa, semoga pandemi  Covid-19 ini segera berahir”, harap Acep. (H WAWAN JR)

dialogpublik.com